Wednesday, February 12, 2014

Hidup Kasih yg bersifat Surgawi secara Katolik


Berikut adalah kegiatan yang dianjurkan oleh salahs atu Suster yang dalam satu kesempatan memberikan semianr tentang bagaimana untuk bisa hidup dalam Kasih  Tuhan Yang Maha Kasih dalam kehidupan yang bersifat Surgawi. Latar belakang Suster tersebut adalah di dearah Eropa Timur. 

Meski dalam carut marut dan lingkupan komunis namun ternyata kita tetap bisa hidup Kasih yang bersifat duniawi. Ini sharing semoga bisa menjadi bentuk lain dari membangun hidup penuh Kasih di dunia ini dan berkomunikasi dengan kehidupan di Surgawi baik dengan Jiwa di Api Penyucian dan Jiwa yang telah berada di Surga.
  1. Ekaristi
  2. Jalan Salib
  3. Rosario
  4. Penyembahan Sakramen Maha Kudus
  5. Berharaplah hanya pada Tuhan Maz 42
  6. Doa-doa untuk orang meninggal
  7. Puasa, misalnya hanya makan 1 potong roti sehari
  8. Not Complaining
  9. Penderitaan sendiri sebagai penderitaan Yesus
  10. Charity, memberikan amal
  11. Silih : menolong keluarga miskin, memandikan orang tua/sakit, membantu panti jompo
  12. Percaya akan Kerahiman Tuhan - Sr Faustina, Theresia Avilla
  13. Untuk sesama yang sekarat, mengatakan kebenaran untuk mempersiapkan menghadap Tuhan. Takut mengatakan kebenaran krn prihatin merupakan ketakutan. (Better told, little fear). Ini  tindakan kasih vs tidandakan aksih yg palsu.
  14.  Mempersipakna dengan doa - Doa Kerahiman Ilahi, mari gantungkan hidup Anda yang bersifat Ilahi dan Surgawi dalam kerahiman Ilahi. Percayakan hidup akan dimurnikan dari dosa. (Sr Faustina). Doa Devosi Kerahiman Ilahi akan melunakkan hati yang keras, salahs atunya dengan mencium pada salib.
  15. How Much God Love them, jadi tidak perlu takut. God waiting to us to giving love to us follow the Gospel. Percaya injil, rajin berdoa untuk masuk surga. Permasalahan yang ada sekarang takut akan kematian tetapi dengan memfokuskan pada hal-hal yang duniawi.
God Close to us. Trust in God Love.  

Tindakan amal kasih. Kita mendoakan dari dunia akan dibalas di surga, dengan berdoa kita membantu orang-orang yang di api penyucian.

Setiap jiwa akan ditanya apa yang telah dilakukan ketiak berziarah di dunia. Penderitaan ada karena kita mencintai tapi tidak sebaliknya. salah satunya dengan melakukan puasa dan tobat. 


Dengan doa kepada orang mati, jiwa di api penyucian :

  • menolong kita masuk Surga berhadapan dengan Tuhan.
  • memohon agar Allah mengajarkan kita untuk masuk Surga.
Setelah kehidupan di dunia ada kehidupan yang kekal abadi.  

Percayalah akan pola kehidupan di atas. 

Manusia adalah sama, Allah Bapa adalah pencipta semua orang. 

Ada banyak teladan dari Sr Faustina, Theresia Avilla, Chaterina, Theresa Kanak2 Yesus, Maria Sima dengan ajaran Katolik dalam hal kebenaran dan 7 Sakramen untuk percaya  akan kasih dan kerahiuman Tuhan mari bisa dipanggil dalam kehidupan kekal dengan melakukan sekian dari 15 kegiatan  untuk hidup dalam kasih Tuhan Yang Maha Kasih.

Amin.


Wednesday, June 12, 2013

Makan

Makan adalah kegiatan ritual harian dilakukansejak lahir sampai meninggal. Mulai dari disuap, makan sendiri dan bisa kadi kembali disuap. Segala makanan sudah masuk ke dalam badan kita, air susu ibu, susu, makanan lembut, air, karbohidrat, buah, sayur, lauk pauk dan lain sebagainya.

Makan bisa menjadi gaya hidup, jenis makanan, cara makan, tempat makan, teman waktu makan, dan lain sebagainya bisa menjadikan kita bangga untuk mempublikasikannya. Sebaliknya makan bisa jadi siksaan buat yamg tidak bisa menikmati atau punya penyakit.

Makanan adalah sumber energi untuk menggerakan otot dan bahan bakar untuk berfikir, ampasnya dibuang secara regular dalam bentuk cairan dan ampas padat. Ritual seumur hidup ini siapapun juga mau tidak mau harus menjalankannya.

Sebaiknya ritual makan lebih enjoy alias menyenangkan, jangan sampai menyiksa. Mari kita rubah pola pikir soal makan dari rutinitas menjadi hal yang menyenangkan apapun juga bentuknya.

Salam.